GoPay Edukasi UMKM Kelola Keuangan dan Akses Modal Digital Aman

GoPay Edukasi UMKM Kelola Keuangan dan Akses Modal Digital AmanSurabaya,(DOC) – GoPay bersama Findaya menggelar program edukasi keuangan “Pintar Bareng GoPay” di Surabaya. Program ini bertujuan membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu mengelola keuangan dan memanfaatkan modal digital dengan bijak.

Melalui kegiatan ini, peserta belajar mengatur arus kas, mengenali produk pembiayaan digital, dan menentukan waktu yang tepat untuk mengajukan pinjaman. Selain itu, mereka juga di perkenalkan dengan solusi keuangan digital dari GoPay yang mudah di akses, transparan, dan aman.

Bacaan Lainnya

Kepala Urusan Korporat GoPay, Audrey P. Petriny, menjelaskan bahwa literasi finansial menjadi fondasi penting bagi UMKM yang ingin berkembang. “Banyak pelaku UMKM memiliki potensi besar, tetapi masih kesulitan mengatur keuangan dan memahami akses modal digital,” ujar Audrey, Kamis (23/10/2025).

“Melalui Pintar Bareng GoPay, kami ingin mereka menguasai dasar pengelolaan keuangan dan menggunakan pinjaman digital secara bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Cokro Gunawan Widjaja, perencana keuangan bersertifikasi, mengingatkan pentingnya kesiapan finansial sebelum mengambil pinjaman produktif.

Ia menekankan pentingnya disiplin mencatat arus kas dan memahami tujuan penggunaan dana. Selain itu, pelaku usaha perlu memastikan mereka hanya meminjam dari lembaga resmi yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Pinjaman bisa menjadi alat dorong pertumbuhan bisnis jika di gunakan untuk menambah kapasitas produksi atau memperluas pasar,” kata Cokro.

“Namun, pelaku usaha harus menjaga pola pikir positif, disiplin membayar cicilan, dan bijak menggunakan dana,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang digagas OJK. Melalui langkah ini, GoPay dan Findaya berkomitmen meningkatkan literasi keuangan di berbagai daerah.

Dengan begitu, semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas dan memperkuat perekonomian nasional. “Ketika UMKM naik kelas, ekonomi Indonesia tumbuh lebih kuat,” tutup Audrey.(ode/r7)

Pos terkait